Selasa, 30 Juni 2026

Dokumentasi UAS KSI Part.3 (Soal 5)



 


Pengerjaan Soal UAS Studi Kasus KSI Semester 6


  5. Validasi Integritas & Modifikasi Halaman Beranda Web


        Sebelum memulai, kita hanya perlu menyiapkan file dan menyelesaikan tahapan-tahapan sebelumnya.


1. Masuk File Explorer lalu pergi ke path "C: > xampp > htdocs > jasa > index.php", setelah itu click kanan pada index.php dan edit header menjadi nama masing-masing.





2. Lalu ubah "Nama Anda" menjadi mana yang akan di input masing-masing mahasiswa dan buka kembali "localhost/jasa/index.php" maka nama nya akan berubah sesuai dengan apa yang di input.


"Soal 5" Modifikasi Halaman Beranda Web Terselesaikan



3. Tekan "Win + R" dan masukan "cmd" lalu tekan enter.



4. Setelah itu masukan Command berikut ini:

    1). cd C:\xampp\htdocs\jasa
    2). attrib +r index.php
    3). attrib index.php

    Jika sudah muncul "A R" pada path maka validasi integritas read only pada file                     "index.php" sudah selesai.

"Soal 5" Validasi Integritas Terselesaikan


        Terjawab sudah semua permasalahan soal 1, 2, 3, 4, dan 5 dan dengan ini saya selaku penulis pamit undur diri.


Dokumentasi UAS KSI Part.2 (Soal 2)



Pengerjaan Soal UAS Studi Kasus KSI Semester 6


  2. Konfigurasi Virtual Drive Storage & Keamanan.


        Sebelum Memulai mengerjakan studi kasus diatas, kita harus menyiapkan Windows Server 2003 dalam Virtual Box.


1.  Tekan "Win + X" pada windows lalu tekan "Disk Management".



2. Lalu tekan "Action" lalu pilih "Create VHD" lalu buat folder baru untuk menempatkan file VHD (Untuk path download sesuaikan masing2) lalu tekan ok.




3. Setelah muncul disk baru di bagian bawah, tekan kanan pada disk 1 dan pilih "Initialize Disk" dan pilih "MBR" dan tekan ok dan status disk akan berubah menjadi Online.




4. Langkah selanjutnya tekan kanan pada bagian yang merah dan pilih "New Simple Volume", tekan next sampai pada bagian "Assign Drive Letter or Path" dan isi sesuai disk masing-masing dan selesaikan tahapan nya sampai finish. dan Disk 1 berubah menjadi warna biru.




5. Lalu tekan kanan pada disk 1 dan pilih "Detach VHD" sampai disk 1 hilang.




6. Buka Oracle Virtual Box lalu pilih Windows Server 2003 dan tekan "Settings" dan masuk ke bagian "Storage"



7.  Langkah selanjutnya adalah menekan tombol "Add attachment" dengan gambar disk dan + berwarna hijau, lalu pada halaman berikutnya tekan tombol "Add" yang berada di kiri atas dan masukan file VHD yang sudah dibuat pada folder sebelumnya dan tekan tombol choose dan selesaikan dengan menekan tombol "Ok".






8. Setelah itu nyalakan Windows Server 2003 dengan cara menekan tombol "Start" dan tunggu sampai halaman Windows Server tampil dan ketika win server sudah tampil tekan "Win + R" dan tuliskan "diskmgmt.msc" lalu tekan enter.





9. Buka menu Start > My Computer > Disk 15 GB yang sudah dibuat, lalu buat folder dengan Nama masing2 mahasiswa.



"Soal 2" Terselesaikan


       Dengan begini, studi kasus untuk Soal 2 sudah diselesaikan dengan mengikuti semua tahapan yang sudah dijabarkan diatas.


Dokumentasi UAS KSI Part.1 (Soal 1, 3, dan 4)

 



Pengerjaan Soal UAS Studi Kasus KSI Semester 6


  1. Implementasi Apache Web Server.

  3. Analisis Migrasi & Import Database MySQL.

  4. Perancangan Topologi & IP Jaringan (Berhasil Login ke Dashboard).


        Sebelum Memulai mengerjakan studi kasus diatas, pertama-tama kita harus memiliki folder sistem yang akan digunakan sebagai pembelajaran yang dimana untuk kasus ini saya akan menggunakan file sistem jasa.




        Tahap yang pertama kali akan kita lakukan adalah: 

1. Buka XAMPP, setelah muncul control panel dari xampp pada bagian "Module" cari Apache & MySQL tekan tombol start pada kedua modul tersebut di bagian "Actions" sampai muncul angka pada PID(s) dan Port(s).




2. Buka Browser apapun lalu ketikan "localhost/phpmyadmin" pada pencarian "url" sampai browser menampilkan halaman phpMyAdmin atau lebih mudah mengaksesnya dengan menekan tombol "Admin" pada "MySQL" xampp.





3. Pada tampilan phpMyAdmin, buat database baru dengan menekan tombol "New" dibagian navigasi kiri dan berikan nama "jasa" pada textfield "Database name" & tekan Create, maka database yang baru dibuat akan tampil pada navigasi bagian kiri sebagai database baru.





4. Setelah berhasil membuat database baru, masuk ke database baru dengan menekan nama database yang baru dibuat lalu masuk ke bagian "Import" & memasukan file database yang ingin dipindahkan (migrasi) pada bagian "Choose File", setelah itu scroll pada bagian paling bawah tekan tombol "Import" untuk melakukan migrasi.




5. Tunggu proses mingrasi selesai.

"Soal 3" Terselesaikan



6. Kembali ke Database "jasa" lalu masuk ke dalam tabel "user", pada tabel user tekan "Insert" setelah itu isi field sesuai dengan gambar dibawah (bisa disesuaikan dengan kemauan kalian) & tekan "Go" pada bagian paling bawah.





7. Buka File explorer lalu pindahkan folder "jasa" ke dalam folder "htdocs" dengan path "C: > xampp > htdocs".





8. Tahap berikutnya, buka folder "jasa" dan cari "koneksi.php", tekan kanan pada koneksi.php lalu "Open With/Buka dengan" text editor dan setelah itu hapus bagian password menjadi kosong.





9. Buka "localhost/jasa sampai muncul tampilan login dan masukan "Username" & "Password" sesuai dengan apa yang dibuat pada tabel user sebelumnya dan setelah login akan masuk ke halaman dashboard.



"Soal 1 & 4" Terselesaikan



        Dengan begini, studi kasus untuk Soal 1, 3, dan 4 sudah diselesaikan dengan mengikuti semua tahapan yang sudah dijabarkan diatas.



Selasa, 23 Juni 2026

Tutorial Implementasi Web Server di Windows XP Client untuk Aplikasi Inventaris





Panduan Implementasi Web Server Lokal di Windows XP untuk Aplikasi Inventaris

Penggunaan sistem operasi lawas seperti Windows XP masih relevan untuk kebutuhan server lokal sederhana, seperti sistem inventaris di laboratorium, perangkat kasir, atau lingkungan pengujian. Berikut adalah panduan komprehensif untuk menyiapkan infrastruktur server pada sistem operasi tersebut.

Tahap 1: Persiapan Infrastruktur

Sebelum memulai, pastikan semua komponen pendukung sesuai dengan batasan teknis Windows XP agar sistem berjalan stabil:

  • Sistem Operasi: Windows XP (Professional atau Home) dengan Service Pack 3 (SP3).

  • Paket Web Server: Gunakan XAMPP v1.7.3 (atau versi lebih lama) atau AppServ versi lawas. Versi perangkat lunak modern tidak lagi mendukung arsitektur Windows XP. Paket ini telah mencakup Apache, MySQL, dan PHP.

  • Source Code: Siapkan berkas aplikasi inventaris yang sudah siap untuk di-deploy.

Tahap 2: Instalasi Environment Web Server

Ikuti prosedur berikut untuk menginstal XAMPP:

  1. Eksekusi Installer: Jalankan file xampp-win32-1.7.3.exe.

  2. Direktori: Disarankan menggunakan lokasi instalasi standar di C:\xampp.

  3. Seleksi Komponen: Pastikan fitur Apache dan MySQL dicentang.

  4. Proses: Klik Next hingga proses penyalinan selesai.

  5. Pengaturan Layanan (Service): Pilih No untuk menjalankan server secara manual, atau Yes agar layanan aktif secara otomatis setiap kali komputer dinyalakan.

Tahap 3: Konfigurasi Basis Data

Aplikasi membutuhkan basis data untuk menyimpan catatan stok dan transaksi.

  1. Aktivasi Server: Buka XAMPP Control Panel, lalu klik Start pada Apache dan MySQL hingga indikator berubah menjadi hijau.

  2. Akses phpMyAdmin: Buka peramban, masukkan http://localhost/phpmyadmin pada kolom alamat.

  3. Pembuatan Database: Pilih menu Databases, masukkan nama basis data (misalnya: db_inventaris), lalu klik Create.

  4. Impor SQL: Masuk ke basis data yang baru dibuat, buka tab Import, pilih berkas .sql aplikasi Anda, dan tekan Go untuk menjalankan proses impor.

Tahap 4: Deployment Aplikasi

Setelah basis data siap, hubungkan berkas aplikasi ke web server:

  1. Ekstraksi: Ekstrak berkas aplikasi Anda ke dalam direktori C:\xampp\htdocs\.

  2. Penempatan: Pastikan folder aplikasi berada di dalam direktori tersebut (contoh: C:\xampp\htdocs\inventaris).

  3. Konfigurasi Koneksi: Buka berkas konfigurasi aplikasi Anda (biasanya koneksi.php, config.php, atau database.php) menggunakan Notepad, kemudian sesuaikan dengan parameter berikut:

    • $host = "localhost";

    • $user = "root";

    • $password = "";

    • $database = "db_inventaris";

  4. Simpan perubahan tersebut (Ctrl + S).

Tahap 5: Pengujian Sistem

Lakukan pengujian untuk memastikan aplikasi dapat diakses:

  • Akses Lokal: Akses melalui browser di komputer server dengan mengetik http://localhost/inventaris atau [http://127.0.0.1/inventaris](http://127.0.0.1/inventaris).

  • Akses Jaringan: Untuk mengakses dari komputer lain, ketahui IP Address server dengan perintah ipconfig di Command Prompt. Gunakan format http://[IP-Address]/inventaris pada peramban komputer client.

Catatan Penting: Pastikan Windows Firewall telah dinonaktifkan atau port 80 telah dimasukkan ke dalam daftar pengecualian (exception) agar koneksi dari komputer lain tidak terblokir.

Kesimpulan

Membangun web server lokal di Windows XP tergolong efisien dengan menggunakan paket bundle versi lawas seperti XAMPP. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, aplikasi inventaris Anda akan siap beroperasi, baik sebagai sistem mandiri maupun sebagai solusi terintegrasi dalam jaringan lokal.